kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Didorong suku bunga, IHSG diprediksi menguat pada Kamis (21/10)


Rabu, 20 Oktober 2021 / 17:21 WIB
Didorong suku bunga, IHSG diprediksi menguat pada Kamis (21/10)
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARAT. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah terbatas sebesar 2,77 poin atau 0,04% ke level 6.655,99 pada perdagangan Selasa (19/10).

Analis Sucor Sekuritas, Hendriko Gani menyebutkan sentimen yang mempengaruhi pergerakan indeks kemarin dari aksi ambil keuntungan oleh investor. "Hanya profit taking saja," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (20/10).

Untuk besok, ia memperkirakan IHSG berpotensi menguji resisten ATH-nya di level 6.993 setelah kemarin bertahan di atas support MA5-nya di kisaran 6.620. Menurutnya juga, foreign inflow yang masih terus membanjiri IHSG berpotensi menjadi penyokong penguatan IHSG ke depan.

Pergerakan IHSG, menurut Hendriko juga karena sentimen positif datang dari keputusan BI yang mengumumkan bahwa mereka menahan suku bunga mereka di 3,5%. Selain itu, beberapa emiten sudah mulai merilis hasil kinerja kuartal III-2021. "Terlihat beberapa emiten mampu membukukan kinerja yang baik selama kuartal III dan hal inipun turut menjadi katalis positif untuk IHSG," sebutnya.

Baca Juga: Investor asing banyak memburu saham-saham ini jelang window dressing

Senada, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menilai IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Kamis (21/10). Menurutnya, potensi bullish continuation pada saham-saham perbankan dan saham lain yang sensitif terhadap interest rate berpotensi menjadi mover IHSG pada perdagangan besok.

Karenanya, ia menilai keputusan ini membangun optimisme pelaku pasar bahwa tapering the Fed yang direncanakan dimulai akhir tahun ini tidak berdampak signifikan pada stabilitas sistem keuangan nasional. "IHSG berpotensi menguat ke rentang level 6.650-6.690," sebutnya.

Valdy juga bilang, katalis positif lain berasal dari penurunan status PPKM di DKI Jakarta dari level 3 menjadi level 2 pada 19 Oktober sampai dengan 1 November 2021. Hal ini diharapkan dapat memicu akselerasi pemulihan pertumbuhan ekonomi, terutama di kuartal IV-2021.

Dari sana, beberapa saham yang dapat diamati untuk perdagangan besok, yakni BBCA, ASII, ARTO, BTPS, PWON, PGAS, AKRA, INDF dan TLKM. Sementara Hendriko merekomendasikan BBNI, ASII, BBTN, dan ARNA.

Selanjutnya: Pasar saham kembali bangkit, begini harapan pelaku pasar

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×