kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Dibuka melemah, rupiah di kurs tengah BI ada di level Rp 15.104 per dolar AS hari ini


Selasa, 05 Mei 2020 / 10:13 WIB
ILUSTRASI. Rupiah di kurs tengah BI melemah ke Rp 15.104 per dolar AS


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) kembali melemah. Selasa (5/5), rupiah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di level Rp 15.104 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat mata uang Garuda di kurs tengah BI tersebut turun 0,21% dibanding hari sebelumnya di Rp 15.073 per dolar AS. Dengan pelemahan ini, rupiah di kurs tengah BI juga mengakhiri penguatan yang sudah terjadi empat hari berturut-turut.

Namun posisi tersebut berbanding terbalik dengan rupiah di pasar spot. Mengutip Bloomberg, hingga pukul 10.00 WIB, rupiah spot berada di Rp 15.089 per dolar AS, menguat 0,07%. 

Baca Juga: Rupiah berhasil dibuka menguat tipis ke Rp 15.088 per dolar AS pada Selasa (5/5)

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan. Di mana won Korea Selatan masih menjadi mata uang dengan penguatan tertinggi setelah naik 0,68% terhadap the greenback.

Posisi selanjutnya diisi ringgit Malaysia yang menguat 0,19%. Dolar Singapura pun  berada di posisi ketiga setelah naik 0,18%.

Sementara itu, peso Filipina dan yen Jepang juga terapresiasi masing-masing 0,15% dan 0,12%. Dilanjutkan dolar Taiwan yang naik tipis 0,06%. 

Sementara itu, dolar Hong Kong masing menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,03%. Baht Thailand pun menemani dolar Hong Kong yang berada di zona merah setelah melemah tipis 0,003%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×