Reporter: Teddy Gumilar | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi I perdagangan siang ini ditutup memerah, melanjutkan koreksi yang terjadi sejak pembukaan pasar pagi tadi. Indeks terkoreksi 0,33% ke level 3.747,652. Pelemahan ini dipicu koreksi yang terjadi di sektor pertambangan menyusul merosotnya harga komoditas.
Sektor pertambangan dan industri lain-lain memimpin penurunan enam sektor yang diperdagangkan setelah melemah 1,47%. Sekitar 120 saham mengalami koreksi, dan hanya 72 yang naik. Sedangkan 68 saham lagi diam selama sesi perdagangan.
Pasar tak terlalu ramai hingga siang ini dengan hanya mencatat nilai perdagangan sebesar Rp 2,5 triliun dengan total volume saham sebanyak 2 miliar saham. Kapitalisasi market yang tercipta mencapai Rp 3.306,2 triliun.
Aneka Kemasindo Utama Tbk (AKKU) memimpin mayoritas saham yang terkoreksi setelah harga sahamnya anjlok 32,55% ke Rp 115. Disusul Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) yang merosot 25,47% ke Rp 120. Modern Internasional Tbk (MDRN) juga melemah 8,70% ke Rp 2.100. Asuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM) terkoreksi 8,33% ke Rp 550. Emiten pendatang baru Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) menutup posisi 5 besar top losers setelah turun 7,69% ke Rp 360.
Sedangkan posisi top gainers diisi secara berturut-turut oleh Kedaung Indah Can Tbk (KICI) yang menguat 26,51% ke Rp 210, Kokoh Inti Arebama Tbk (KOIN) yang naik 14,53% ke Rp 205, Putra Megatrading Tbk (EPMT) yang naik 8,70% ke Rp 1.250, Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) menghijau 8,33% ke Rp 260, dan Suparma Tbk (SPMA) mengalami kenaikan 6,38% ke Rp 250.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













