kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Deregulasi ala Trump dorong penguatan Bursa AS


Sabtu, 04 Februari 2017 / 09:12 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

NEW YORK. Bursa Amerika Serikat kembali menguat pada akhir perdagangan Jumat (3/2). Data ketenagakerjaan dan langkah deregulasi yang dilakukan Presiden AS Donald Trump memompa tenaga bagi Wall Street di akhir pekan. 

Dow Jones Industrial Average menguat 186,65 poin atau 0,94% menjadi 20.071,46. Sementara Indeks Standard and Poor's 500 bertambah 16,57 poin atau 0,73% menjadi 2.297,42. 

Saham-saham finansial di S&P meloncat 2%, terbaik sejak November. JP Morgan Chase dan bank investasi lainnya menguat setelah Trump menandatangani perintah untuk mengkaji kembali peraturan ketat yang muncul ketika terjadi krisis keuangan 2008 silam. Salah satunya, aturan permodalan Dodd-Frank.

Departemen ketenagakerjaan juga memberi kabar baik, yaitu penambahan 227.000 pekerjaan sepanjang Januari. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang perkiraan sebelumnya 175.000. 

Sementara itu, tingkat pengangguran naik tipis di kisaran 4,8% dan tingkat upah pekerja per jam naik 0,1%. Kondisi ini diperkirakan pasar akan menjaga bank sentral Federal Reserve untuk tidak menaikkan suku bunga.

"Kunci tentang payroll adalah pertumbuhan upah; sehingga The Fed mungkin tidak akan melakukannnya pada Maret nanti," kata Stephen Massocca, Chief Investment Officer di Wedbush Equity Managemen LLC di San Francisco.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×