kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Data impor China menjegal bursa Eropa


Senin, 10 September 2012 / 15:35 WIB
Data impor China menjegal bursa Eropa
ILUSTRASI. Foto udara ruas Jalan Tol Jagorawi di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). Cuaca besok di Jabodetabek cerah berawan hingga hujan ringan, menurut ramalan BMKG. KONTAN/Baihaki.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDOn. Bursa Eropa dibuka memerah pada pembukaan pagi waktu setempat. Pada pukul 09.03 waktu London, Stoxx Europe 600 Index turun 0,3% menjadi 271,42.

Indeks acuan Benua Biru ini sempat melompat ke level tertinggi sejak Juni pada pekan lalu setelah Bank Sentral Eropa Mario Draghi menyatakan, bank sentral menyetujui rencana pembelian obligasi dengan nilai tak terbatas dengan tujuan menurunkan beban biaya pinjaman di kawasan tersebut.

Salah satu sentimen yang menjegal langkah bursa Eropa adalah data impor China yang secara tidak terduga mencatatkan penurunan.

"Data perdagangan terakhir bulan Agustus menunjukkan adanya penurunan yang mengejutkan pada tingkat impor. Hal ini menunjukkan tingkat permintaan domestik yang masih rendah," jelas Michael Hewson, market analyst CMC Markets UK Plc di London. Dia menambahkan, meskipun tingkat inflasi tetap rendah, namun tingkat ketidakpastian masih tinggi. Salah satunya, langkah apa yang diambil pemerintah China untuk menstimulasi tingkat konsumsi domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×