kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Data China dan AS lemah, bursa Asia terpangkas


Senin, 03 September 2012 / 08:17 WIB
ILUSTRASI. Pegawai negeri sipil (PNS) melakukan aktivitas di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Balai Kota, Jakarta,


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONG KONG. Bursa Asia terjatuh pada transaksi pagi ini (3/9). Pada pukul 09.50 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4%. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang turun 0,5% dan indeks Kospi Korea Selatan turun 0,9%.

Dalam setiap tiga saham yang turun, terdapat satu saham yang naik. Adapun saham-saham yang pergerakannya turut menentukan arah indeks acuan Asia adalah Samsung Electronics Co yang anjlok 2,3% di Seoul dan Sharp Corp yang tergelincir 6,6% di Tokyo.

Sejumlah faktor ditengarai menjadi sentimen negatif bagi pergerakan bursa Asia. Pertama, pelemahan dollar Australia. Kedua, penurunan harga baja. Ketiga, kontraksi pada indeks manufaktur China. Kesemua faktor tadi menghilangkan sentimen positif berupa spekulasi penggelontoran stimulus oleh the Federal Reserve.

"Data yang keluar dari China sangat lemah. Selain itu, data ekonomi AS juga menunjukkan angka beragam. Saya rasa, sangat sulit pasar mencatatkan rally seiring janji QE3 dan kebijakan lainnya tanpa ada data ekonomi yang mendukung," papar Donald Williams, chief investment officer Platypus Asset Management Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×