kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Dampak gempa Jepang juga ikut menyengat baht Thailand


Selasa, 15 Maret 2011 / 10:50 WIB
ILUSTRASI. Konsumen memilih bumbu masak siap saji cap Bango di sebuah toko swalayan di Bekasi, Selasa (2/7).


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BANGKOK. Selain merontokkan bursa saham, dampak gempa dan tsunami Jepang juga menyengat mata uang Asia. Salah satunya adalah baht Thailand. Pagi ini, baht Thailand keok dari level paling perkasa dalam dua bulan terakhir.

Pada pukul 08.27 waktu Bangkok, baht melemah 0,1% menjadi 30,34 per dollar. Kemarin, mata uang Negeri gajah Putih itu sempat mencapai 30,22, yang merupakan level paling kuat sejak 7 Januari lalu.

"Pada saat kondisi bursa saham tidak bagus, minat investor untuk mengambil resiko juga rendah. Kondisi itu menyebabkan mata uang melemah, termasuk baht," jelas Yuji Kameoka, chief currency strategist Daiwa Institute of Research Ltd di Tokyo.

Sekadar informasi, indeks MSCI Asia Pacific mengalami penurunan terbesar dalam sembilan bulan terakhir seiring kecemasan akan dampak musibah gempa Jepang. Investor juga dicemaskan oleh kemungkinan penyebaran zat radio aktif yang berasal dari ledakan pembangkit tenaga nuklir di Jepang.

Jepang merupakan pasar ekspor kedua terbesar Thailand pada tahun lalu. Sementara, posisi pertama diduduki oleh China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×