kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Cuaca masih jadi beban bagi gas alam


Rabu, 06 April 2016 / 14:40 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Harga gas alam masih mencatatkan penurunan beruntun dalam dua hari terakhir.

Mengutip Bloomberg, Rabu (6/4) pukul 12.50 WIB harga gas alam kontrak pengiriman Mei 2016 di New York Merchantile Exchange tergelincir 0,89% ke level US$ 1,937 per mmbtu dibanding hari sebelumnya.

Penyebab utama tekanan bagi harga datang dari catatan stok gas alam AS bulan Maret 2016 yang naik 51,9% atau berada di atas rata-rata pasokan 5 tahunan. Ini juga merupakan cadangan tertinggi sejak 2012 silam.

“Belum ada sinyal adanya kenaikan permintaan dari pembangkit listrik terkait cuaca. Cuaca masih akan cenderung normal sepanjang April ini,” kata Thomas Saal, Senior Vice President Energy Trading di FCStone Latin America LLC, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (6/4).

Prediksi MDA Weather Services, cuaca di timur dan midwest AS masih akan berada di suhu rata-rata normal sepanjang 15-19 April 2016 mendatang. Suhu terhangat akan dialami New York pada 19 April 2016 mendatang dengan suhu 21 derajat celcius. Tentunya ini negatif bagi pergerakan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×