kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.978   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.880   135,32   2,36%
  • KOMPAS100 766   21,62   2,91%
  • LQ45 581   15,32   2,71%
  • ISSI 204   4,46   2,23%
  • IDX30 328   7,91   2,47%
  • IDXHIDIV20 404   9,76   2,47%
  • IDX80 87   2,27   2,69%
  • IDXV30 110   2,62   2,44%
  • IDXQ30 106   2,65   2,57%

Cuaca bikin gaduh rencana ETWA tambah lahan


Kamis, 20 Juni 2013 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Anda bisa memakai obat jerawat dari bahan alami untuk menjaga kesehatan kulit.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kondisi cuaca yang tidak stabil rupanya mengganggu rencana bisnis PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Akibat cuaca yang tak menentu, perusahaan biodiesel yang berekspansi di perkebunan itu memangkas target penambahan lahan dari semula 7.000 hektare (ha) menjadi 4.000 ha saja.

"Musim kemarau tidak normal. Setelah kami lakukan evaluasi, kami merevisi target penambahan lahan tersebut," jelas Agus Awali Iswantoro, Direktur Perkebunan PT Eterindo Wahanatama Tbk, Kamis (20/6).

Walaupun target penambahan lahan sudah diturunkan, rupanya perusahaan juga tidak optimistis mampu memenuhi target baru tersebut. Alhasil, perusahaan hanya berharap, pihaknya bisa merealisasikan penambahan lahan kelapa sawit itu sebesar 70%  dari target baru.  "Untuk tahun ini diharapkan bisa (tambah lahan) mencapai 3.000 ha," tambah Agus.

Sekadar informasi saja, sampai akhir tahun 2012 lalu, total lahan tertanam milik ETWA tercatat seluas 5.800 ha. Setelah evaluasi lahan, perusahaan kini memiliki target menambah lahan baru seluas 24.000 ha sampai tahun 2015.

Dari lahan yang sudah ditanam, ETWA telah melakukan pemanenan perdana awal tahun lalu. Manajemen menargetkan, sepanjang tahun ini ETWA bisa panen kelapa sawit sebanyak 900 ton dengan nilai jual sebesar Rp 900 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×