kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

CPIN dan JPFA melaju seiring kenaikan harga anak ayam


Rabu, 18 Januari 2012 / 11:36 WIB
ILUSTRASI. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kenaikan tajam harga anak ayam atau day old chicken (DOC) memacu kenaikan beberapa saham emiten yang bergerak di bisnis peternakan pada siang ini (18/1).

Salah satunya, saham Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang maju 3,33% ke level Rp 2.325 per saham pada pukul 11.15 WIB. Bahkan, Saham Japfa Tbk (JPFA) naik signifikan 4,46% ke posisi Rp 4.100 per saham. Selain itu, saham produsen pakan ternak Sierad Produce Tbk (SIPD) juga reli 1,82% ke Rp 56 per saham.

Cuaca yang tidak bersahabat menyebabkan terkendalanya produksi DOC. Padahal, permintaan cenderung naik, terlebih menjelang perayaan Imlek. Peningkatan konsumsi daging ayam secara otomatis mempengaruhi kebutuhan anak ayam. Harga DOC pun naik dan diperkirakan akan terus naik dalam beberapa bulan ke depan.

Saat ini, harga DOC di pasaran mencapai Rp 4.500 per ekor, dibanding awal 2012, yang masih di kisaran Rp 3.000 per ekor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×