Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) memandang positif outlook kinerja pada tahun 2026. Perusahaan produsen makanan dan minuman ini fokus mengejar pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan.
Corporate Secretary Cisarua Mountain Dairy (CMRY) Dinar Primasari mengatakan ada sejumlah strategi yang disiapkan perusahaan untuk mengejar target tersebut.
Dinar menjelaskan, CMRY akan mengembangkan dan meluncurkan produk-produk inovatif pada segmen Premium Dairy dan Premium Consumer Foods.
"CMRY akan meningkatkan investasi pada aktivitas pemasaran dan penguatan merek, khususnya melalui pemasaran digital, guna memperkuat brand equity di berbagai marketplace" kata Dinar kepada Kontan, Selasa (6/1/2026).
Selain itu, CMRY juga menargetkan peningkatan kesadaran merek serta penetrasi produk, terutama di wilayah di luar Pulau Jawa dan Sumatera. Di sisi operasional, CMRY berencana berinvestasi pada fasilitas produksi, fasilitas pergudangan, serta cold-chain storage.
Baca Juga: Rotasi Sektoral Saham Diprediksi Terjadi pada 2026, Ini Pilihannya
Selanjutnya, CMRY akan memperluas dan memperkuat saluran distribusi di segmen Modern Trade, General Trade, dan kanal Miss Cimory.
"CMRY juga akan menerapkan langkah-langkah pengendalian biaya yang disiplin, efektif, dan efisien, terutama pada biaya operasional," tambah Dinar.
Saat ini, Cimory telah melakukan ekspor ke sejumlah negara, antara lain Filipina, Kamboja, Vietnam, Hong Kong, dan Maladewa. Meski demikian, sayangnya Dinar belum dapat menyampaikan proyeksi pendapatan dan laba perusahaan untuk tahun 2026.
Dihubungi terpisah, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai CMRY dikenal sebagai emiten dengan produk-produk inovatif yang sejalan dengan meningkatnya kesadaran pelaku pasar terhadap pentingnya minuman kesehatan.
Ia menambahkan, kuatnya konsumsi domestik menjadi faktor utama penopang prospek CMRY. Pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh konsumsi rumah tangga serta distribusi pertumbuhan yang relatif merata turut membuka peluang bagi produk CMRY untuk diterima lebih luas di masyarakat. Di sisi lain, tren penurunan suku bunga berpotensi mendorong peningkatan konsumsi domestik.
"CMRY juga berpeluang memperoleh sentimen positif dari implementasi program Makan Bergizi Gratis," kata Nafan kepada Kontan, Selasa (6/1/2026).
Dari sisi teknikal, Nafan melihat saham CMRY berada dalam tren major uptrend, yang dalam jangka panjang diyakini akan tercermin pada perbaikan kinerja pendapatan (top line) maupun laba (bottom line) perusahaan.
Baca Juga: Melonjak 93,33% dalam Sebulan, Ini Analisis Pergerakan Saham Bumi Resources (BUMI)
Selanjutnya: Lalin Tol Naik Saat Nataru, Begini Dampaknya ke Kinerja Emiten Operator Tol
Menarik Dibaca: 8 Mitos tentang Kolesterol yang Tidak Perlu Dipercaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












