Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,17% ke 5.925,98 pada akhir perdagangan Selasa (13/10/2026). Tetapi, pelemahan indeks disertai dengan net buy asing Rp 5.9 miliar.
Saham yang paling banyak dibeli asing adalah ASII, TINS, BRMS, BBCA dan ENRG.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan jika IHSG menembus level di atas 5.950, indeks akan mencoba melanjutkan kenaikan ke 5.980-6.000.
Akan tetapi, Fanny mengingatkan selama IHSG belum menembus di atas 6.000, maka indeks berpeluang kembali koreksi tes support di 5.770.
"Level support IHSG berada di rentang 5.870-5.900 dan resistance 5.980-6.000," kata Fanny dalam risetnya, Rabu (14/10/2026).
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat pada Rabu (14/10/2026) Pagi, GOTO, ADMR, MEDC Top Gainers LQ45
Berikut rekomendasi 6 saham pilihan dari BNI Sekuritas:
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Rekomendasi: Buy if Break Rp 167, dengan target dekat di Rp 171-Rp 178. Cutloss di bawah Rp 165.
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)
Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 228-Rp 234, cutloss di bawah Rp 226. Target dekat di Rp 244-Rp 252.
PT Astra International Tbk (ASII)
Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 4.750, cutloss di bawah Rp 4.720. Target dekat di Rp 4.800-Rp 4.880.
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 452, cutloss di bawah Rp 448. Target dekat di Rp 460-Rp 466.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 540-Rp 555, cutloss di bawah Rp 540. Target dekat di Rp 570-Rp 580.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 5.900-Rp 5.950, cutloss di bawah Rp 5.900. Target dekat di Rp 6.050-Rp 6.100.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














