kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.765   -53,00   -0,30%
  • IDX 6.200   192,59   3,21%
  • KOMPAS100 824   30,38   3,83%
  • LQ45 619   21,35   3,57%
  • ISSI 212   6,09   2,95%
  • IDX30 351   11,76   3,47%
  • IDXHIDIV20 432   14,27   3,42%
  • IDX80 93   3,39   3,78%
  • IDXV30 116   3,08   2,72%
  • IDXQ30 113   3,54   3,25%

Bursa Asia turun, investor sedang menghindari aset berisiko


Selasa, 19 November 2019 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia turun menunggu kejelasan atas kemajuan negosiasi dagang Amerika Serikat (AS) dan China.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia turun menunggu kejelasan atas kemajuan negosiasi dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang belum ada kabar. Selasa (19/11) pukul 8.26 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,67% ke 23.260.

Hang Seng turun 0,15% ke 26.639. Taiex melemah tipis 0,09% ke 11.589. Kospi turun 0,92% ke 2.140. Sedangkan Straits Times tergerus 0,99% ke 3.226 dan GTSE Malaysia turun 0,51% ke 1.596.

Baca Juga: Rupiah melemah ke Rp 14.085, investor asing masih berminat masuk

"Semakin lama negosiasi berlangsung, kekhawatiran investor akan semakin tinggi. Bertambahnya ketidakpastian menambah kecemasan investor," kata Michael McCarthy, chief market strategist CMC Markets kepada Reuters.

Tenggat waktu negosiasi selanjutnya adalah 15 Desember. Pada tanggal tersebut, tarif impor AS atas sejumlah produk China akan berlaku.

Baca Juga: Harga emas menguat lagi, target jangka pendek menuju US$ 1.480 per ons troi

Optimisme bahwa kedua pihak akan mencapai kesepakatan masih ada. Tapi, optimisme ini semakin tipis. Kekhawatiran investor ini pun bisa dilihat dari kenaikan harga emas yang terjadi sejak kemarin.

Tak cuma emas, safe haven yen pun turut menguat di tengah pelemahan mata uang Asia pada Selasa pagi ini. Bahkan, nilai tukar dolar AS yang tercermin pada indeks dolar pun menguat. Biasanya, ketika harga emas menguat, indeks dolar akan turun dan sebaliknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×