kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Bursa Asia tertekan profit taking


Sabtu, 19 Januari 2013 / 06:38 WIB
Bursa Asia tertekan profit taking
ILUSTRASI. Gorengan termasuk salah satu makanan yang dilarang untuk penyakit jantung.


Reporter: Surtan PH Siahaan, Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Pergerakan indeks di kawasan Asia akhir pekan ini (18/1) cenderung menguat. Indeks yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah Nikkei +2,86% menjadi 10.913,30. Diikuti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan bursa Taiwan yang masing-masing menguat 1,53%.

Beberapa bursa di Asia juga terlihat membuat rekor tertinggi baru. Hang Seng misalnya menuju level psikologis 24.000. Begitu juga BSE Sensex yang cenderung naik di atas 20.000. Itu juga terjadi di Indonesia.

Para analis melihat, menguatan bursa ini tidak lepas dari rilis data ekonomi yang terbilang positif. Seperti data perumahan dan tunjangan pengangguran. Data ekonomi dan laporan kuangan beberapa emiten juga menjadi pendorong. Apalagi indeks S&P menembus level tertinggi dalam lima tahun.

Purwoko Sartono, Analis Panin Sekuritas mengatakan ini membuat pelaku pasar sesaat melupakan kenaikan limit utang AS yang harus disepakati pada akhir Februari.

Sementara itu, pelonggaran moneter dan fiskal di Jepang menjadi sentimen positif bagi Nikkei. Namun menurut David Cornelis, Kepala Riset KSK Financial Group, kebijakan akan berdampak temporer. "Pasar mungkin akan aksi ambil untung setelah rapat Bank Sentral Jepang pada 21 - 22 Januari pekan depan," prediksi dia.

Alwy Assegaf, Analis Universal Broker Indonesia mengatakan, tren kenaikan masih masih berlangsung dalam jangka menengah sejak November lalu. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, minggu depan bursa ada aksi ambil untung," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×