kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bursa Asia rontok setelah Jepang umumkan bahaya radioaktif


Selasa, 15 Maret 2011 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Pertagas Niaga dan Jababeka Infrastruktur teken perjanjian kerjasama Jaringan Gas Kota


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kondisi Jepang yang semakin parah setelah dihantam gempa dan tsunami membuat bursa Asia kian tenggelam. Hingga pukul 10.31 WIB, mayoritas bursa utama Asia rontok.

Indeks Nikkei 225 sudah anjlok 8,45 % ke level 8.807,27. Sementara Indeks Topix telah melorot 6,97% pada pukul 09.00 WIB ke level 787,90.

Begitu pula dengan bursa China. Indeks Hang Seng telah melorot 3,57% menjadi 22.511,36. Indeks Shanghai SE Composite tergelincir 2,4% ke level 2.867,74.

Di semenanjung Korea situasi juga sama. Indeks Kospi juga turun 2,42% ke level 1.923, 47. Di Taiwan, indeks IAIEX Taiwan telah anjlok 3,95% ke 8.183,81.

Sementara bursa lokal, Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG) telah turun 1,57% ke levek 3.513, 33.

Penurunan indeks ini terjadi setelah Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengingatkan kemungkinan terjadinya kebocoran zat radioaktif. Dia telah meminta warga yang tinggal di radius 20 kilometer hingga 30 kilometer untuk tetap di dalam rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×