kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia ragu-ragu melangkah ke zona hijau


Senin, 17 Desember 2018 / 08:15 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa di Asia memulai pekan ini, Senin (17/12) dengan langkah hati-hati. Beberapa data ekonomi di China dan Eropa cukup mengecewakan pasar dan mendorong kekhawatiran mengenai prospek ekonomi ke depan.

Mengutip Bloomberg pukul 8:08, Indeks Nikkei di Jepang menguat 0,53%. Indeks ASX 200 di Australia flat dengan penambahan 0,01%. Sedangkan Indeks Kospi di Korea SElatan terkoreksi tipis 0,05%.

Berdasarkan laporan Reuters, China mencatat pertumbuhan penjualan ritel merupakan yang terkecil sejak tahun 2003. Sedangkan produksi industrial juga merupakan yang terlemah dalam tiga tahun terakhir. 

Sedangkan survei bisnis di zona euro menunjukkan mood lesu di akhir tahun ini. Operasional manufaktur berjalan dengan laju terlemah dibanding empat tahun terakhir. Sementara permintaan baru tertahan setelah ada protes besar-besaran di Prancis. 

Bursa di Amerika Serikat (AS) juga tak menyuntik sentimen positif. Pada Jumat lalu, Wall Street ditutup dengan pelemahan. Indeks S&P 500 misalnya, turun 1,91% ke posisi 2.599,95. Ini menjadi penutupan terendah sejak awal April silam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×