kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Bursa Asia Mixed, Mayoritas Indeks Menguat pada Perdagangan Kamis (13/1) Pagi


Kamis, 13 Januari 2022 / 08:35 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia. (Kyodo)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak variasi dengan mayoritas indeks menguat pada perdagangan Kamis (13/1) pagi. Pukul 08.25 WIB, indeks Nikkei 225 turun 211,29 poin atau 0,73% ke 28.556,79, Hang Seng naik 159,31 poin atau 0,65% ke 24.561,48.

Taiex naik 26,48 poin atau 0,13% ke 18.391,94, Kospi turun 0,47 poin atau 0,02% ke 2.972,46, ASX 200 naik 38,30 poin atau 0,51% ke 7.477,20, Straits Times turun 2,21 poin atau 0,09% ke 3.251,94 dan FTSE Malaysia turun 2,50 poin atau 0,16% ke 1.561,23.

Bursa Asia bergerak variasi setelah angka inflasi AS mengintensifkan seruan untuk kenaikan suku bunga segera setelah Maret.

Saham naik tipis di Australia dan Korea Selatan, sedangkan indeks Jepang turun.

Mengutip Bloomberg, indeks harga konsumen AS naik pada laju tercepat sejak tahun 1982. Imbal hasil melonjak tahun ini karena meningkatnya taruhan untuk tiga keli kenaikan suku bunga The Fed pada tahun 2022. 

Baca Juga: Mayoritas Bursa Asia Menguat pada Perdagangan Rabu (12/1) Pagi

Para trader masih berada pada taruhan mereka untuk kenaikan suku bunga pada Maret.

Gubernur The Fed berjanji untuk menahan tekanan harga terburuk dalam empat dekade tanpa menggagalkan pemulihan ekonomi dari pandemi.

"Inflasi akan bersama kita tidak peduli jika mereka menaikkan suku bunga dan tantangan ekonomi di sini hanya akan membangun itu," kat Shana Sissel, kepala pasar Strategic Wealth partners seperti dikutip Bloomberg.

"Saya khawatir akan ada sedikit volatilitas dan pasar dan ekonomi akan sangat melambat."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×