kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Bursa Asia menuju level terendah dalam sebulan


Senin, 12 November 2012 / 08:29 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan, mulai bulan september 2020, Kemendikbud Ristek menyalurkan bantuan UKT bagi mahasiswa senilai Rp 745 miliar.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa Asia mendapat tekanan jual. Alhasil, pada pukul 09.53 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,3% dan  menuju level terendah dalam sebulan terakhir.

Salah satu penyebab penurunan bursa Asia antara lain kontraksi ekonomi Jepang pada kuartal III lalu. Berdasarkan data yang dirilis Cabinet Office Jepang hari ini, Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang turun 3,5% pada periode tiga bulan yang berakhir September. Sementara, hasil survei Bloomberg menunjukkan penurunan sebesar 3,4%.

Selain itu, euro diperdagangkan mendekati level terlemah dalam dua bulan terakhir sebelum pemimpin Eropa menggelar pertemuan untuk membahas bantuan Yunanu.

"Saya rasa, dengan kondisi PDB Jepang yang tertekan, tidak ada orang yang berani mengambil risiko terlalu besar. Jika data terus menunjukkan penurunan, hal ini akan menjadi masalah kawasan dan masuk ke dalam radar investor," papar Angus Gluskie, managing director White Funds Management.

Catatan saja, indeks MSCI Asia Pacific sudah naik 11% dari level terendahnya pada 4 Juni lalu hingga 9 November. Salah satu pemicunya adalah penggelontoran stimulus untuk menyokong pertumbuhan ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×