kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bursa Asia memerah dibayangi kekhawatiran turbulensi ekonomi global


Kamis, 29 Agustus 2019 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka memerah di awal perdagangan pagi ini. Kamis (29/8) pukul 08.20 WIB indeks Nikkei 225 turun 61,51 poin atau 0,30% ke 20.414,95, Taiex turun 8,55 poin atau 0,08% ke 10,421,98, Kospi turun 3,77 poin atau 0,19% ke 1.937,25, ASX 200 turun 17,84 poin atau 0,27% ke 6.482,80, Straits Times turun 3,87 poin atau 0,12% ke 3.052,83. Hanya FTSE Malaysia yang naik 3,36 poin atau 0,21% ke 1.593,18.

Pelemahan bursa Asia dipicu oleh turbulensi ekonomi lantaran ketidakpastian kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dengan China dan tanda-tanda keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) tanpa kesepakatan membuat investor lari ke instrumen investasi yang lebih aman. Selain itu, imbal hasil membuat pasar obligasi semakin suram.

Baca Juga: Wall Street menghijau ditopang kenaikan saham energi dan keuangan

Di Asia, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun berada di -0,280% di atas rekor terendahnya -0,3% pada tahun 2016.

"Turunnya imbal hasil obligasi global mencerminkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan global dalm jangka panjang akan melambat akibat ketegangan perdagangan AS-China dan gangguan rantai pasokan global berikutnya," kata Tomoo Kinoshita, ahli strategi pasar global di Invesco Asset Management seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Mayoritas bursa Asia menguat terbatas pada awal perdagangan pagi ini

"Di sisi lain, pasar saham didukung dengan harapan lebih banyak stimulus, terutama dari Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×