kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Bursa Asia masih akan melemah


Sabtu, 08 Juni 2013 / 06:40 WIB
ILUSTRASI. Jarum suntik dan botol berisi dosis vaksin Covid-19 produksi Pfizer/BioNTech.


Reporter: Surtan PH Siahaan, Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Pergerakan bursa Asia selama sepekan ini, cenderung melemah. Pelemahan terdalam dialami oleh bursa Nikkei yang melemah 6,51% ke 13.774,54 selama sepekan. Tak heran, indeks MSCI Asia Pasific juga menurun 2,58% ke 131,36, seminggu ini.

Alwy Assegaf, analis Universal Broker Indonesia mengatakan, kekhawatiran berkurangnya likuiditas global karena rencana The Federal Reserves mengurangi stimulus, membuat pasar saham Asia panik. Selain itu, menurut dia, menguatnya mata uang yen membuat Nikkei melemah paling dalam.

Sementara, sentimen positif dari Asia tidak ada. Saat ini, menurut Alwy, pelaku pasar juga tengah menunggu rilis data ketenagakerjaan AS. Jika data yang dikeluarkan menunjukkan hasil positif, akan membuat pelaku pasar kembali keluar dari saham.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada pun menilai, penguatan yen menjadi faktor utama Nikkei melemah paling dalam. Sementara, pelaku pasar juga masih meraba-raba langkah konkret dari pidato Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. "Sebenarnya isinya lumayan positif seperti reformasi birokrasi, menyarankan dana pensiun memperbesar ekuitas dan lainnya," ujar dia, Jumat (7/6). Namun, Menteri Keuangan Jepang belum ada rencana menahan penguatan yen.

Reza memproyeksi, sepekan ke depan, bursa Asia masih akan melemah. Alwy juga memperkirakan, bursa Asia masih melemah. "Mungkin ada rebound, tapi tak berarti tren berubah menjadi bullish," kata dia. Beberapa data ekonomi AS dan regional masih akan jadi perhatian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×