kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,95   -3,63   -0.37%
  • EMAS958.000 0,10%
  • RD.SAHAM -0.66%
  • RD.CAMPURAN -0.19%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Bursa Asia diperdagangkan beragam Jumat (4/12) pagi, di tengah kekhawatiran vaksin


Jumat, 04 Desember 2020 / 07:53 WIB
Bursa Asia diperdagangkan beragam Jumat (4/12) pagi, di tengah kekhawatiran vaksin
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wajah bursa saham Asia-Pasifik beragam pada perdagangan Jumat (4/12) pagi. Setelah sebuah laporan mengatakan Pfizer memperkirakan akan mengirimkan setengah dari dosis vaksin Covid-19 yang semula direncanakan untuk tahun ini karena masalah rantai pasokan.

Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang merosot 0,23% pada awal perdagangan dan Topix sedikit lebih rendah. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,67%.

Sementara itu, saham di Australia naik tipis, karena S & P / ASX 200 naik sekitar 0,2%. Data penjualan ritel Australia untuk Oktober akan dirilis sekitar 8:30 HK / SIN.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,18% lebih tinggi.

Baca Juga: IHSG hari ini rawan profit taking, saham-saham apa saja yang bisa dicermati?

Hari ini, Reserve Bank of India akan mengumumkan keputusan suku bunganya

Dalam perkembangan perusahaan, investor akan memantau saham raksasa e-commerce China yang terdaftar di Hong Kong, JD.com. Reuters melaporkan, mengutip sumber, JD Logistics sedang mencari penawaran bank untuk IPO Hong Kong hingga $ 3 miliar.

Perkembangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah unit perawatan kesehatan digital JD.com, JD Health, mengumpulkan US$ 3,5 miliar dalam IPO Hong Kong. Saham JD Health diharapkan mulai diperdagangkan pada hari Selasa.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Pfizer pada awalnya berencana untuk mengirimkan 100 juta dosis tahun ini, tetapi beberapa bahan baku awal yang dibutuhkan untuk vaksin gagal memenuhi standar.

Produsen obat tersebut berulang kali mengatakan secara terbuka bahwa mereka berencana untuk mengirimkan 50 juta dosis vaksin tahun ini dan hingga 1,3 miliar dosis pada akhir tahun 2021. Namun, laporan Journal tersebut memicu aksi jual di pasar AS.

Indeks S&P 500 merosot semalam di Wall Street setelah laporan itu, turun kurang dari 0,1% menjadi ditutup pada 3.666,72. Dow Jones Industrial Average naik 85,73 poin untuk menyelesaikan hari perdagangannya di 29.969,52 sedangkan Nasdaq Composite naik 0,2% menjadi ditutup pada 12.377,18.

Selanjutnya: Nasdaq menembus rekor tertinggi, S&P 500 berakhir tergelincir

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×