kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.914   79,00   0,44%
  • IDX 6.347   -28,25   -0,44%
  • KOMPAS100 826   -6,52   -0,78%
  • LQ45 628   -4,94   -0,78%
  • ISSI 220   -0,64   -0,29%
  • IDX30 348   -2,75   -0,78%
  • IDXHIDIV20 432   -2,68   -0,62%
  • IDX80 94   -0,72   -0,76%
  • IDXV30 118   -0,47   -0,39%
  • IDXQ30 111   -0,94   -0,84%

Bursa AS melorot ke level terendah 3 bulan


Kamis, 07 Januari 2016 / 05:40 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS anjlok ke level terendah dalam tiga bulan terakhir, Rabu (6/1).

Mengutip data Bloomberg, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 tertekan 1,3% menjadi 1.990,40. Bahkan pada transaksi sebelumnya, indeks acuan AS ini sempat merosot hingga 1,9%.

Sektor energi dan bahan baku mengalami penurunan terdalam pada indeks S&P 500, dengan penurunan masing-masing setidaknya 2,6%. Sementara, enam dari sepuluh sektor yang terhimpun dalam indeks S&P 500 mengalami penurunan.

Aksi jual pasar saham global terjadi pasca China memperlemah kembali posisi mata uangnya. Bank sentral China menetapkan nilai tukar patokan di posisi yang -di luar dugaan- sangat lemah. Hal ini semakin menambah kecemasan pelaku pasar setelah sebelumnya Korea Utara sukses melakukan uji coba bom hidrogen.

"Saat ini, investor melakukan penyebaran risiko. Tidak semua investor merasa yakin untuk masuk ke pasar saham setelah tahun lalu mengalami pasar yang flat dengan kecenderungan turun," jelas Benjamin Dunn, president of Alpha Theory Advisors.

Dia menambahkan, investor juga mengkhawatirkan kondisi China di mana ada konfirmasi bahwa ekonomi China memang sudah seburuk yang diprediksi sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×