kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bunga ORI007 Rendah, Nasabah Kurang Tertarik


Rabu, 14 Juli 2010 / 16:07 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penetapan bunga Obligasi Negara Ritel (ORI) tahun 2010 seri 007 sebesar 7,95% tidak mampu menarik perhatian para nasabah. Alhasil, manajer investasi sulit menjual obligasi ini dalam bentuk reksadana. Apalagi, tahun depan, reksadana yang berbasis obligasi akan dikenakan pajak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Batavia Prosperindo Aset Manajemen tidak tertarik untuk membundel ORI007 ini dalam bentuk reksadana. “Dengan bunga deposito saat ini yang masih sebesar 5%-6%, maka spread yang didapat akan semakin kecil,” jelas Karma P Siregar, VP Bussiness Alliance Batavia Prosperindo.

Karma menjelaskan, bunga ORI 007 ini nantinya akan dipotong dengan biaya manajer investasi dan biaya kustodian. Makanya, "Bunga sebesar itu dengan jangka waktu tiga tahun kurang menarik," tutur Karma. Menurutnya, bunga deposito untuk jangka pendek selama 1-3 bulan lebih menarik karena cukup besar.

Kendati begitu, kondisi berbeda bisa saja terjadi kalau perekonomian Indonesia terus membaik. Pasalnya, jika ekonomi tumbuh, maka potensi penurunan bunga juga besar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×