kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Bumi Resources menargetkan utang tranche A lunas pada 2020


Rabu, 07 November 2018 / 21:24 WIB
Bumi Resources menargetkan utang tranche A lunas pada 2020
ILUSTRASI. Bumi Resources Tbk BUMI


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mencicil utang jadi agenda rutin PT Bumi Resources Tbk (BUMI) saat ini. Perusahaan ini tengah mempersiapkan pelunasan pembayaran tranche A.

"Saat ini, kami tetap berencana melunasi pembayaran tranche A secara keseluruhan pada kuartal pertama 2020," jelas Direktur BUMI, Dileep Srivastava, Rabu (7/11).

BUMI sejauh ini sudah membayar total US$ 167,5 juta atas tranche A. Pembayaran itu dilakukan sejak 10 April-15 Oktober 2018. Itu sudah termasuk pokok dan bunga. Cicilan kuartalan berikutnya bakal jatuh tempo pada 9 Januari 2018.

Dileep bilang, pembayaran keempat nilainya sekitar 10%-20% dari nilai pembayaran ketiga. Adapun pembayaran ketiga senilai US$ 53 juta baru saja dilakukan. Mengacu pada angka tersebut, pembayaran cicilan keempat nanti berkisar US$ 58,3 juta hingga US$ 63,6 juta.

Tahun lalu, BUMI membuat perjanjian perdamaian dengan beberapa kreditur untuk menyelesaikan utang. Dalam perjanjian tersebut, BUMI harus menerbitkan saham baru US$ 1,99 miliar.

Nilai itu merupakan new secured facility yang terbagi ke dalam tiga tranche, yakni A, B, dan C. Fasilitas Tranche A dan B masing-masing senilai US$ 600 juta. Fasilitas Tranche C sebesar US$ 406,9 juta. Secara keseluruhan, jatuh tempo semua tranche terhitung lima tahun sejak tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×