kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.692.000   -2.000   -0,12%
  • USD/IDR 16.455   -90,00   -0,55%
  • IDX 6.485   -120,73   -1,83%
  • KOMPAS100 947   -17,38   -1,80%
  • LQ45 731   -16,06   -2,15%
  • ISSI 204   -1,87   -0,91%
  • IDX30 378   -10,17   -2,62%
  • IDXHIDIV20 460   -10,54   -2,24%
  • IDX80 107   -1,84   -1,69%
  • IDXV30 113   -1,14   -1,00%
  • IDXQ30 124   -3,16   -2,48%

Buat Internet Rakyat, Emiten Hashim, Solusi Sinergi (WIFI) Bidik 40 Juta Rumah Tangga


Kamis, 27 Februari 2025 / 15:24 WIB
Buat Internet Rakyat, Emiten Hashim, Solusi Sinergi (WIFI) Bidik 40 Juta Rumah Tangga
ILUSTRASI. Solusi Sinergi Digital (WIFI) menargetkan bisa melayani internet untuk 40 juta rumah tangga dalam 5 tahun mendatang


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menargetkan bisa melayani internet untuk 40 juta rumah tangga dalam lima tahun mendatang baik di Jawa maupun luar Jawa.   

Direktur Solusi Sinergi Digital Shannedy Ong menjelaskan pangsa pasar WIFI merupakan household atau rumah tangga yang mendapatkan bantuan subsidi rumah tangga dari pemerintah. 

"Target pasar kami adalah rumah tangga di Jawa dan luar Jawa, kami akan membawa internet dengan teknologi FTTH dan wireless," jelasnya dalam paparan, Rabu (26/2)

Shannedy menyampaikan total household di Indonesia mencapai 90 juta, tetapi baru 15 juta-28 juta household yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet. Artinya, masih ada peluang untuk bertumbuh. 

Baca Juga: Solusi Sinergi Digital (WIFI) Teken Kerja Sama dengan PLN Icon Plus

Jika dirinci, WIFI membidik 15 juta rumah tangga atau home connect di luar Jawa dan sisanya sebesar 25 juta home connect berasal di Jawa yang mendapatkan subsidi listrik dari PLN. 

Emiten yang terafiliasi dengan adik Prabowo Subianto ini, tengah menggodok layanan Internet Rakyat dengan tarif Rp 100.000 per pelanggan setiap bulannya dengan kecepatan hingga 100 Mbps. 

Shannedy bilang kalau bisnis model ini berhasil, WIFI akan menggelar ekspansi ke negara Bangladesh, Sri Lanka dan Timor Leste. Namun dalam waktu dekat, WIFI masih akan memprioritaskan pasar Indonesia. 

"Kami akan ekspansi ke negara lain, tetapi yang paling penting saat ini prioritas kami adalah Indonesia sebagai negara kami," ucap Shannedy. 

 

  

Selanjutnya: Siapa Lazarus Group? Dalang di Balik Peretasan Bybit Senilai Rp 23 Triliun

Menarik Dibaca: Promo Berhadiah Indomaret s/d 5 Maret 2025, Teh Celup-Plaster Demam Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×