kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.081   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.063   21,23   0,35%
  • KOMPAS100 796   5,98   0,76%
  • LQ45 605   4,63   0,77%
  • ISSI 210   0,10   0,05%
  • IDX30 341   1,98   0,58%
  • IDXHIDIV20 424   1,86   0,44%
  • IDX80 91   0,76   0,84%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 110   0,62   0,57%

BTEL masih jajaki sinergi Flexi-Esia


Selasa, 08 Maret 2011 / 10:39 WIB
ILUSTRASI. Produser Max Picture, Ody Mulya (kedua kiri) dan pemeran Milea dalam film layar lebar Milea Suara dari Dilan, Vanesha Prescilla (kanan) berfoto saat peluncuran poster dan trailer film Milea di XXI Epiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Fil


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski sudah beberapa waktu tidak terdengar kabarnya, namun, rencana penggabungan dua perusahaan telekomunikasi jaringan CDMA, Flexi dan Esia, masih terus berlanjut.

Presiden Direktur Bakrie Telecom Tbk (BTEL) Anindya Bakrie yang merupakan induk usaha Esia mengatakan penjajakan atas rencana sinergi dengan Flexi masih berlanjut.

"Konsolidasi adalah hal yang baik untuk terjadi. Kita terus mencari format, skema, timing yang cocok. Untuk BUMN mungkin lebih banyak rambu-rambu. Segala kemungkinan masih dijajaki," ujar Anindya, Selasa, (8/3).

Menurut Anindya, secara internal dan eksternal kedua pihak pada dasarmya sudah sepakat konsolidasi nantinya bakal memberi nilai tambah bagi pelayanan pelanggan.

"Pelanggan butuh inovasi baru jadi kita mencoba berpikir anorganik tapi tak mengabaikan pelanggan. Tujuan kita meningkatkan nilai dari share holder dan stake holder," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×