kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRMS kaji teknologi baru pengolahan tembaga


Selasa, 19 Desember 2017 / 12:38 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengkaji penerapan teknologi baru pada proses pengolahan bijih tembaga. Nantinya, melalui sulphuric acid leaching teknologi, dapat mengolah bijih tembaga menjadi 100% tembaga.

Adanya teknologi tersebut, membuat BRMS bisa mengolah bijih tembaga tanpa harus membangun smelter. "Kita tahu, pembangunan smelter bisa ratusan juta dollar," ujar Herwin Wahyu Hidayat Investor Relations and Corporate Communication BRMS usai public expose di Jakarta, Selasa (19/12).

Dengan demikian, BRMS berharap adanya proses yang efisien dan bisa menghemat pendanaan operasional yang ditimbulkan. Namun, Herwin enggan merinci potensi penghematan yang terjadi.

"Ini sudah diterapkan pada negara lain. Perusahaan Australia sudah memproduksi tembaga dengan metode yang sama," lanjutnya.

Pada Gorontalo Minerals, BRMS memiliki hak konsesi kontrak karya untuk pertambangan seluas 24.995 hektare yang terletak di Kabupaten Bone, Bolango, Gorontalo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×