kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI Syariah akan melepas hingga 30% pada IPO di semester I 2018


Senin, 05 Maret 2018 / 13:15 WIB
ILUSTRASI. Petugas Teller Melayani Nasabah di Kacab BRI Syariah


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak-anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai melirik pendanaan lewat initial public offering (IPO). Hari ini, PT BRI Syariah mulai mendiskusikan rencana IPO dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat gelaran mini expose.

Rencananya, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ini akan melepaskan sahamnya dalam waktu dekat. BRI Syariah akan menggunakan buku Desember, dengan demikian, paling lambat perusahaan ini akan mencatatkan diri pada akhir semester I-2018 ini.

Empat penjamin pelaksana emisi ditunjuk dalam gelaran aksi korporasi ini yakni PT Bahana Sekuritas, PT Danreksa Sekuritas, PT CLSA Sekuritas Indonesia, dan PT Indopremier Securities. "Intinya, kami ingin menjadi bank BUKU III," kata Hadi Santoso, Direktur Utama BRI Syariah, Senin (5/2).

Hadi menambahkan, upaya BRI Syariah untuk melantai di bursa ini adalah bagian dari rencana ekspansi. Hadi mengatakan bahwa selain dengan menggunakan dana IPO, perusahaan ini juga mengharapkan suntikan dana dari perusahaan induknya untuk menjadi perusahaan bank BUKU III. Saat ini, BRI Syariah memiliki modal inti sebesar Rp 2,45 triliun.

Rencananya, perusahaan ini akan listing dengan melepaskan kepemilikan hingga 30%. Meski demikian, Hadi masih enggan untuk menyebutkan berapa jumlah emisi dari aksi korporasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×