kontan.co.id
banner langganan top
Kamis, 3 April 2025 | : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BRI Danareksa Prediksi Tren IPO BUMN Bakal Sepi di Tahun Politik


Selasa, 24 Oktober 2023 / 16:31 WIB
BRI Danareksa Prediksi Tren IPO BUMN Bakal Sepi di Tahun Politik
Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Laksono Widodo di?Bursa Efek Indonesia, Selasa (24/10).


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) optimistis tren initial public offerings (IPO) masih akan positif di tahun politik. Meskipun begitu, IPO dari perusahan BUMN diprediksi akan sepi.

Direktur Utama BRIDS Laksono W Widodo mengatakan, BRIDS akan membawa lima perusahan untuk melakukan IPO di tahun 2024. Sektornya beragam, ada yang dari sektor manufaktur dan teknologi.

“Kelima perusahaan tersebut memiliki aset yang skalanya besar, yaitu di atas Rp 250 miliar,” tuturnya.

Dari kelima perusahaan tersebut, Laksono menegaskan, belum ada perusahaan BUMN yang termasuk di dalamnya.

“Pertamina Hulu Energy (PHE) belum termasuk dari lima perusahan itu. Sekarang ini pemerintah tengah masuk masa resest, jadi belum ada yang mau ambil keputusan,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Akhir Oktober, Ada 4 Perusahaan Gelar IPO di BEI, Mana yang Menarik?

Laksono mengungkapkan, bakal ada banyak proyek-proyek besar di tahun depan yang pengambilan keputusannya dilakukan oleh pemerintah. Namun, kemungkinan besar IPO tetap akan sepi, karena pemerintah mungkin men-delay mengurusi BUMN.

“Bisa ditanyakan ke Kementerian BUMN. Harapannya tidak sepi, karena kita juga ingin membantu perusahaan BUMN untuk IPO,” tuturnya.

Jika dilihat secara keseluruhan, tren IPO dinilai akan cenderung sepi, karena masih wait and see terkait pergantian pemerintah.

Di sisi lain, ada beberapa sentimen pemberat juga. Salah satunya adalah suku bunga tinggi dan ada kemungkinan The Fed kembali menaikan Fed Rate.

“Itu menjadi satu hal yang perlu dipikirkan tahun depan terkait dengan appetite investor terhadap IPO,” kata Laksono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×