kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Brexit bisa bikin GBP tersungkur


Rabu, 24 Februari 2016 / 19:08 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dengan potensi keluarnya Inggris dari Uni Eropa, analis menduga keterpurukan poundsterling bisa semakin signifikan.

Seperti dikutip dari Bloomberg, 29 dari 34 analis Bloomberg menduga, posisi GBP/USD bisa menyentuh level 1,3500 atau lebih rendah lagi hanya dalam sepekan setelah voting referendum dilakukan 23 Juni 2016 mendatang. Posisi itu akan menjadi level terendahnya sejak 1985 silam.

23 ekonom tersebut menebak, GBP tidak akan pulih dari level terendahnya tersebut dalam tiga bulan setelah Brexit. Sedangkan tujuh ekonom menduga GBP/USD bisa jatuh hingga level 1,2000. Sebagai gambaran hingga pukul 18.00 WIB pasangan GBP/USD sudah tergerus 0,95% ke level 1,3889.

Penurunan GBP sendiri memang sudah berlangsung sejak Perdana Menteri Inggris, David Cameron mengumumkan tanggal referendum secara resmi Sabtu (21/2) lalu.

“Dukungan bagi Brexit akan menghantam posisi sterling,” kata Nick Kounis, Head of Macro Research ABN Amro Bank NV di Amsterdam, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (24/2). Bukan hanya karena keluarnya GBP dari Uni Eropa tapi juga karena tingginya capital outflows dan kekhawatiran pasar akan kondisi keuangan Inggris setelahnya.

Sedangkan menurut Goldman Sachs Inc, jika Inggris keluar dari Uni Eropa maka GBP bisa merosot lebih dari 20% dari posisinya saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×