kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

BNBR raih kontrak proyek pendukung power plant


Selasa, 09 Agustus 2016 / 21:37 WIB
BNBR raih kontrak proyek pendukung power plant


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BANTEN. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ingin mencuil pulung dari program kemandirian energi yang dicanangkan pemerintah.

Setelah berhasil mengantongi proyek infrastruktur gas, kini giliran proyek pendukung power plant yang dibidik BNBR. Dalam waktu dekat, BNBR melalui anak usahanya, Bakrie Construction, akan mulai mengerjakan fasilitas penampungan batubara yang juga akan dikerjakan di lokasi workshop perseroan di Sumunraja, Banten.

Fasilitas ini merupakan bagian dari proyek pembangkit listrik atau power plant milik Mitsubishi Hitachi Power Systems, LTD. (MHPS).

Jadi, sebelum diolah dan dibakar untuk menghasilkan uap yang menggerakan turbin pembangkit listrik, batubara sebelumnya ditampung sementara di fasilitas itu. "Nilai proyeknya tidak kurang dari Rp 200 miliar, minggu depan kami kerjakan. Proyek ini semua kami yang kerjakan tanpa konsorsium," tambah Direktur Utama Bakrie Construction Mas Wigrantoro, Selasa (9/8).

Sejatinya, perseroan masih mengincar proyek konstruksi lainnya. Namun, manajemen masih merahasiakan detilnya karena terikat perjanjian awal proyek.

Diharapkan proyek-proyek ini nanti mampu membuat peforma BNBR menjadi lebih positif. Per Juni 2016, bottom line BNBR masih negatif, tapi jumlahnya mulai mengecil menjadi rugi bersih Rp 1,41 miliar dari sebelumnya Rp 378,17 miliar.

Defisiensi modal yang selama ini menjadi isu utama fundamental BNBR juga mulai berkurang jadi Rp 2,99 triliun dari sebelumnya Rp 3,93 triliun. Penurunan ini muncul setelah BNBR menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK) Rp 990 miliar beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×