kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Biaya bunga turun, saatnya korporasi maksimalkan penerbitan obligasi


Kamis, 05 September 2019 / 19:01 WIB
Biaya bunga turun, saatnya korporasi maksimalkan penerbitan obligasi
ILUSTRASI. Pasar Modal

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa perusahaan terpantau memiliki rencana untuk menerbitkan obligasi di sisa tahun ini. Beberapa di antaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dan PT PP Tbk.

Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Fikri C Permana melihat saat ini bisa menjadi waktu yang tepat terutama dengan adanya penurunan beban bunga (cost of fund).  Selain itu, Pefindo juga memprediksi Bank Indonesia (BI) sudah mencapai titik terendah dalam menurunkan suku bunga. 

"Karenanya, agar dapat dimaksimalkan penerbitan obligasi atau surat utang lainnya oleh korporasi di Indonesia," jelas Fikri kepada Kontan.co.id, Kamis (5/9). 

Baca Juga: Ini emiten yang berencana terbitkan obligasi di semester II-2019

Kendati begitu, perusahaan yang akan menerbitkan obligasi tetap harus sesuai dengan kebutuhan masing-masing serta melihat arus kas saat ini dan ke depannya. 

Kendati memiliki momentum yang tepat, Fikri menjelaskan Pefindo tetap memproyeksikan penerbitan surat utang hingga akhir tahun mencapai Rp 135,2 triliun, sesuai dengan prediksi di awal tahun. 

"Hal ini mengingat fluktuasi ekonomi, khususnya yield yang kami proyeksikan akan berlangsung hingga akhir tahun," jelas dia. 

Adapun, realisasi penerbitan surat utang korporasi periode Januari-Agustus 2019 sebesar Rp 97,13 triliun. Realisasi tersebut berasal dari obligasi, sukuk, medium term notes, sekuritisasi dan sebagainya. 


Tag


TERBARU

Close [X]
×