kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.513   13,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI rate tetap, lelang SUN makin menarik


Senin, 17 Februari 2014 / 07:40 WIB
ILUSTRASI. Beberapa skill digital menjadi skill yang dibayar dengan tarif tinggi karena menjadi kebutuhan banyak perusahaan masa kini.


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Sofyan Hidayat

JAKARTA. Pemerintah lewat Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) kembali merencanakan lelang Surat Berharga Negara (SBN). Lelang kali ini akan diselenggarakan Selasa (18/2) dengan target indikatif sebesar Rp 10 triliun.

Ada empat seri lawas yang bakal dilelang, pertama yaitu SPN12150206 (bunga diskonto) dan tiga seri acuan (benchmark); FR0069 (bunga tetap 7,875%), FR0070 (8,375%), dan FR0068 (8,375%).

Sejak awal tahun 2014, lelang SBN selalu kebanjiran penawaran (oversubscribes). Assistant Vice President Head of Debt Research PT Danareksa Sekuritas Yudistira Slamet memperkirakan, lelang besok masih akan meneruskan tren oversubscribes. “Terlebih kemarin BI rate tidak berubah 7,5%,” ujar Yudistira.

Selain itu, ekspektasi laju inflasi yang tidak begitu tinggi, serta kurs rupiah yang menguat menjadi katalis positif bagi pasar obligasi domestik. Prediksi Yudistira, lelang akan mendapat penawaran hingga 3 kali lipat dari target indikatif atau Rp 30 triliun. Awal tahun ini peserta lelang berburu surat utang benchmark karena menarik diperdagangkan di pasar sekunder.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×