kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.517   58,28   0,78%
  • KOMPAS100 1.040   10,88   1,06%
  • LQ45 748   1,07   0,14%
  • ISSI 272   3,34   1,24%
  • IDX30 400   -0,06   -0,02%
  • IDXHIDIV20 487   -3,33   -0,68%
  • IDX80 116   0,76   0,66%
  • IDXV30 135   -0,22   -0,16%
  • IDXQ30 129   -0,85   -0,66%

BI Rate sudah naik tapi rupiah masih loyo


Jumat, 14 Juni 2013 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi apa itu asuransi jiwa dan kelebihan serta kekurangannya./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/12/2021.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Nilai tukar rupiah hari ini pukul 10.01 WIB (14/6) bertengger di posisi Rp 9.975 per dolar Amerika Serikat (USD). Data Bloomberg menyebutkan, posisi rupiah pagi ini melemah jika dibandingkan posisi rupiah kemarin (13/6) yang berada di posisi Rp 9.885 per dolar.

Pelemahan rupiah pagi ini seakan menyusul keputusan Bank Indonesia terkait BI Rate yang naik 25 basis poin dari 5,75% menjadi 6% yang ditetapkan kemarin. Sementara itu, nilai tukar tengah acuan dari BI yang ditetapkan kemarin (13/6) berada di posisi Rp 9.887 per dolar AS.

Perlu diketahui, kenaikan BI Rate menjadi 6% telah mengakhiri posisi BI Rate di angka 5,75% yang bertahan selama 16 kali berturut-turut. Terakhir kali, BI menurunkan BI rate pada 9 Februari 2012 dari 6% menjadi 5,75%.

Sebelum kenaikan BI Rate, rapat Dewan Gubernur BI juga menaikkan suku bunga deposit facility dari 4% menjadi 4,25%. Kenaikan Fasbi Rate itu berlaku mulai Rabu kemarin (12/6).  Bank Indonesia menyatakan, kenaikan Fasbi untuk menjaga stabilitas moneter sehubungan dengan pelemahan nilai tukar Rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×