kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.706   62,71   1,11%
  • KOMPAS100 737   9,52   1,31%
  • LQ45 558   5,20   0,94%
  • ISSI 199   2,08   1,06%
  • IDX30 316   2,13   0,68%
  • IDXHIDIV20 390   0,47   0,12%
  • IDX80 84   0,86   1,03%
  • IDXV30 106   -0,37   -0,35%
  • IDXQ30 102   0,44   0,43%

Besok, IHSG masih berpotensi turun


Selasa, 15 Mei 2018 / 23:39 WIB
ILUSTRASI. Penutupan IHSG


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Selasa (15/5) turun 1,83% ke level 5.838. Walaupun demikian, Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee memprediksi, besok (16/5) IHSG akan melemah walaupun berpotensi rebound dengan support 5.800 dan resistance 5.920.

Menurut Hans, untuk saat ini IHSG masih dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal. “Konflik perang dagang antara AS dan Tiongkok sudah mereda namun tetap memberikan efek terhadap pelemahan rupiah”, katanya, Selasa (15/5).

Selain itu, ia menambahkan, ada faktor lain seperti pasokan minyak bumi yang berkurang, harga komoditas terus naik dan kasus ZTE (perusahaan Tiongkok) dengan AS.

Sementara itu, menurut analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji, IHSG berpeluang mengalami penurunan dengan support 5.801-5.763 dan resistance 5.907-5.977. Menurut Nafan, faktor yang masih mempengaruhi IHSG saat ini datang dari dalam negeri dan luar negeri.

“Secara domestik, adapun hasil perilisan neraca perdagangan RI per April 2018 mengalami defisit US$ 1,63 miliar memberikan sentimen negatif terhadap bagi rupiah dan IHSG. Hal tersebut di bawah ekspektasi pelaku pasar yang sebelumnya memperkirakan akan surplus US$ 1,1 miliar," katanya, Selasa (15/5).

“Secara eksternal, masih terdapat sentimen terkait dengan kenaikan suku bunga The Fed sehingga membuat para pelaku pasar memilih untuk wait and see”, tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×