kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Bergerak mendatar


Senin, 03 Maret 2014 / 06:13 WIB
Bergerak mendatar
ILUSTRASI. Rumah Potong Hewan Unggas PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) sudah terinstall teknologi solar panel di Giritontro, Wonogiri, Jawa Tengah.


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Bursa Asia bergerak mendatar cenderung melemah. Jumat (28/2), indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,11% ke 137,84. Namun sejatinya,  hanya indeks Nikkei yang menurun 0,55% ke 14.841,07. Lainnya, seperti indeks Hang Seng masih menguat 0,04% ke 22.836,90. Indeks Shanghai juga menguat 0,44% ke 2.056,30.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, bursa saham Asia terkoreksi setelah rilis data pertumbuhan harga rumah di China melemah. Ini memicu investor menjual saham properti di China.

Hari ini, analis Net Sekuritas, Fadli mengatakan, pasar akan melihat perkembangan pergolakan politik di Ukraina. Namun, sentimen dari Ukraina ini tak akan berefek besar.

Menurut Reza, pergerakan bursa saham di Amerika Serikat yang lebih mempengaruhi pergerakan bursa Asia. Dus, Reza yakin, bursa Asia akan menguat, hari ini. Tapi, Fadli memperkirakan, bursa Asia akan melemah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×