kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.861   15,00   0,09%
  • IDX 8.884   -52,75   -0,59%
  • KOMPAS100 1.227   -2,14   -0,17%
  • LQ45 867   -0,66   -0,08%
  • ISSI 324   -0,43   -0,13%
  • IDX30 441   1,12   0,26%
  • IDXHIDIV20 520   3,14   0,61%
  • IDX80 137   -0,20   -0,15%
  • IDXV30 144   0,54   0,38%
  • IDXQ30 141   0,96   0,68%

Bergerak flat dan melemah


Selasa, 09 Juli 2013 / 08:39 WIB
Bergerak flat dan melemah
ILUSTRASI. Produk dari PT Siantar Top Tbk (STTP)


Reporter: Cindy Silviana Sukma | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Rupiah ditutup melemah pada perdagangan, Senin (8/7). Di pasar spot, pasangan USD/IDR menguat 0,11% dibandingkan sehari sebelumnya ke level 9.956. Kurs tengah dollar Amerika Serikat (AS) di Bank Indonesia juga naik 0,15% menjadi 9.960.

Albertus Christian, analis Monex Investindo Futures mengatakan, pelemahan rupiah disebabkan oleh penguatan dollar AS akibat rilis data ekonomi AS, Jumat (5/7) lalu. "Penguatan dollar AS, sekaligus menguatkan spekulasi pasar terhadap pengetatan stimulus moneter yang akan segera dilakukan oleh Bank Sentral AS," kata Albertus.

Analis pasar uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri menuturkan, pelemahan rupiah disebabkan adanya revisi target inflasi oleh Bank Indonesia (BI). BI memproyeksikan, inflasi akhir tahun ini di 7,2%-7,8% naik dari prediksi sebelumnya 7,2%.

Sentimen negatif lain yang menekan rupiah adalah revisi pertumbuhan ekonomi oleh BI. "Pelaku pasar menanti keputusan BI rate ini pada Rapat Dewan Gubernur BI 11 Juli," ungkap Reny.

Reny memprediksi, rupiah, hari ini, akan bergerak flat dengan cenderung melemah di kisaran 9.930-9.965. Albertus memperkirakan, USD/IDR akan bergerak 9.940 - 9.980.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×