kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Belum ada sentimen positif yang topang Rupiah


Selasa, 28 Juli 2015 / 18:53 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Habisnya sentimen positif dari dalam negeri membuat mata uang Rupiah kembali tersungkur.

Di pasar spot, Selasa (28/7) posisi rupiah terhadap USD melemah tipis 0,02% ke level Rp 13.465 dibanding hari sebelumnya. Begitu pun di kurs tengah Bank Indonesia rupiah tergelincir 0,05% di level Rp 13.460.

Nizar Hilmy, Analis SoeGee Futures saat ini crashed-nya pasar di China sedikit banyak ikut melambungkan posisi USD. Akibatnya, pelaku pasar meninggalkan pasar mata uang emerging, termasuk Indonesia yang terkena imbas.

“Tidak ada andil sentimen dalam negeri pada pergerakan nilai tukar rupiah hingga pengujung bulan nanti,” kata Nizar.

Apalagi kini harga komoditas semakin terpuruk, sebagai negara yang menggantungkan ekspornya pada komoditas jelas keadaan ini berimbas pada posisi rupiah yang semakin terdesak.

Untuk itu, Nizar menduga pergerakan rupiah Rabu (29/7) masih akan bergerak datar cenderung melemah. “Pergerakan datar lebih karena pasar akan ambil aksi wait and see menanti FOMC statement yang di depan mata sehingga rupiah bisa bertahan sementara,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×