kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Beli Saham SIMP, Ini Daftar Saham Koleksi Lo Kheng Hong 2026


Minggu, 24 Mei 2026 / 05:27 WIB
Beli Saham SIMP, Ini Daftar Saham Koleksi Lo Kheng Hong 2026
ILUSTRASI. Beli Saham SIMP, Ini Daftar Saham Koleksi Lo Kheng Hong 2026


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pelemahan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih terjadi hingga pekan ketiga Mei 2026. Investor kakap Lo Kheng Hong memanfaatkan momentum ini untuk menambah portofolio investasi saham.

Untuk pertama kali, Lo Kheng Hong menjadi pemilik saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). 

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Kamis (21/5/2026), investor senior Lo Kheng Hong membeli sebanyak 793,64 juta saham SIMP. Walhasil, kepemilikan saham SIMP oleh Lo Kheng Hong naik dari nol menjadi 5,12 persen.

Langkah ini dinilai menarik karena SIMP merupakan emiten perkebunan dan minyak sawit yang berada di bawah grup Salim.

Selain itu, harga SIMP juga dalam tren melemah belakangan ini. Pada akhir perdagangan Kamis 21 Mei 2026 Rp 535, turun 315 poin dalam sebulan terakhir.

Namun sejak kabar pembelian saham SIMP oleh Lo Kheng Hong beredar, harga saham ini tren naik. Pada akhir perdagangan Jumat 22 Mei 2026, harga saham SIMP parkir di Rp 560 naik 4,67% atau 25 poin secara harian. 

Baca Juga: CPIN Tebar Dividen Rp180 per Saham: Periksa Profil Emiten dan Kinerjanya

Pemilikan Saham Lo Kheng Hong 

Inilah daftar saham-saham milik Lo Kheng Hong per Maret 2026: 

  • ABMM (ABM Investama): Kepemilikan 5,64% (155,3 juta saham) dengan nilai pasar Rp478,58 miliar.
  • GJTL (Gajah Tunggal): Kepemilikan 6,26% (218 juta saham) dengan nilai pasar Rp246,38 miliar.
  • BMTR (Global Mediacom): Kepemilikan 6,44% (1,06 miliar saham) dengan nilai pasar Rp158,01 miliar.
  • DILD (Intiland Development): Kepemilikan 6,79% (704,1 juta saham) dengan nilai pasar Rp88,01 miliar.
  • LSIP (PP London Sumatra Indonesia): Kepemilikan 1,31% dengan nilai pasar Rp128,22 miliar.
  • RALS (Ramayana Lestari Sentosa): Kepemilikan 2,19% dengan nilai pasar Rp67,11 miliar.
  • PNIN (Paninvest): Kepemilikan 1,23% dengan nilai pasar Rp38,65 miliar.
  • SRIL (Sri Rejeki Isman): Kepemilikan 1,02% dengan nilai pasar Rp31 miliar (berdasarkan harga terakhir sebelum suspensi).
  • MAIN (Malindo Feedmill): Kepemilikan 1,24% dengan nilai pasar Rp28,90 miliar.
  • CFIN (Clipan Finance Indonesia): Kepemilikan 1,63% dengan nilai pasar Rp21,82 miliar.
  • BEST (Bekasi Fajar Industrial Estate): Kepemilikan 1,34% dengan nilai pasar Rp13,47 miliar.
  • ADMG (Polychem Indonesia): Kepemilikan 1,29% dengan nilai pasar Rp10,06 miliar.
BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.660 Triliun pada Kuartal I 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×