kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Belanja modal TLKM naik 10% menjadi Rp 16 triliun


Rabu, 14 Maret 2012 / 13:10 WIB
ILUSTRASI. Promo HokBen hari ini 17 Maret 2021 menawarkan menu seharga Rp 20.000. Dok: Instagram HokBen


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA.Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menaikan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) untuk tahun ini. Jika sebelumnya manajemen perusahaan halo-halo ini hanya menganggarkan capex sebesar Rp 15 triliun, kali ini angka tersebut dinaikan menjadi sekitar Rp 16 triliun.

"Capex tahun ini naik 10% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 15 triliun. Jadinya, tahun ini sekitar Rp 16 triliun," kata Direktur Utama TLKM Rinaldi Firmansyah saat dijumpai di Jakarta, Rabu (14/3).

Lebih lanjut, Rinaldi bilang, sebagian besar belanja modal tahun ini akan digunakan untuk pengembangan jaringan seluler. "Selain itu ada pengembangan untuk cloud computing (komputasi awan), OTT (over the top), dan dana untuk anak usaha juga," jelasnya.

Selain itu, di tahun ini, perusahaan pelat merah tersebut akan memulai pembangun proyek kabel bawah laut antara Manado ke Papua. "Tahun ini proyek kabel bawah laut Mataram-Kupang sudah selesai," ungkap Rinaldi.

Sementara itu pendanaan capex tahun ini, mayoritas berasal dari kas internal yaitu 70%, dan sisanya adalah rollover perbankan. Paling tidak perbankan yang sudah memberikan fasilitas pinjaman bagi TLKM adalah Bank Mandiri, BRI, BNI dan BCA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×