kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

BEI: TCPI dan FILM belum masuk daftar saham terindikasi gorengan

Senin, 20 Agustus 2018 / 16:06 WIB

BEI: TCPI dan FILM belum masuk daftar saham terindikasi gorengan
ILUSTRASI. Papan Elektronik Pergerakan Harga Saham di BEI



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan kelonggaran pada saham emiten baru, yang memiliki pergerakan indeks perdagangan naik signifikan alias unusual market activity (UMA).

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Kristian Sihar Manullang menjelaskan peningkatan signifikan pada beberapa indeks saham yang baru initial public offering (IPO) masih diselidiki oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satunya pergerakan indeks saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).

"TCPI belum masuk (saham yang terindikasi saham gorengan). Saat ini TCPI sedang suspen satu siklus," kata Kristian kepada Kontan, Senin (20/8).

Dia menjelaskan, suspensi saham satu siklus dilakukan untuk memberikan waktu yang cukup bagi investor, untuk mendapatkan informasi yang cukup dalam hal pengambilan keputusan investasinya. Kondisi ini juga memberikan ruang kepada emiten waktu untuk melaporkan keterbukaan informasinya.

Sementara itu, sepanjang suspensi saham satu siklus, bursa juga akan mencermati pergerakan harga saham, dan melakukan tindakan yang diperlukan.

"Itu masih diselidiki sama OJK. Kalau bursa cuma mengindikasikan saja, dan indikasi (TCPI merupakan saham semu) sedikit ada," ungkapnya.

Di sisi lain, beberapa saham yang baru saja melakukan IPO menunjukkan kenaikan indeks yang signifikan. Selain TCPI ada juga saham PT MD Pictures Tbk (FILM) yang indeks perdagangannya terus melesat melampaui 200% sejak melantai di awal Agustus ini.

"Sebenarnya, kalau saham-saham baru ini, kita coba agak fleksibel sedikit. Karena enggak ada corporate action sesegera mungkin, jadi jangan sampai kita suspen mereka segera," jelasnya.

Di samping itu, Kristian memastikan bahwa saham TCPI dan FILM belum masuk ke dalam daftar 21 saham yang terindikasi sebagai saham gorengan di OJK. Adapun melesatnya kenaikan indeks saham-saham tersebut, menurutnya cenderung karena masalah fix allotment atau penjatahan yang terlalu tinggi.

"Sehingga saham yang riilnya, sedikit diperdagangkan. Ke depan, BEI akan mencoba mengatur kenaikan tersebut lewat e book building, agar pembiayaan sahamnya bisa lebih fair," tandasnya.

Pelaporan saham-saham yang terindikasi saham gorengan dari BEI ke OJK dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur. Mulai dari melakukan UMA, suspensi cooling down, suspensi satu siklus, hingga akhirnya dilaporkan kepada OJK dengan terindikasi sebagai saham semu.


Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Sanny Cicilia

EMITEN

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0663 || diagnostic_web = 0.3622

Close [X]
×