kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BEI: Perusahaan yang IPO bisa 40 perusahaan


Jumat, 12 Juli 2013 / 15:06 WIB
ILUSTRASI. Mudah, Ini 2 Cara Membuat Akun Facebook Bisnis dan Pribadi. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap bisa memperoleh 40 perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) tahun 2013 ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengungkapkan, angka tersebut melebihi jumlah emiten yang ditargetkan melakukan IPO, yaitu 30 perusahaan.

Menurut Hoesen, hingga saat ini sudah ada 24 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI. Angka itu, kata Hoesen, sudah mendekati target yang ditetapkan BEI sebelumnya.

"30 perusahaan adalah target kami dan berharap bisa mencapai 40 perusahaan. Sudah ada lima perusahaan lagi yang mau IPO. Lalu pekan depan ada bank skala nasional yang akan melakukan mini ekspose," kata Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (12/7).

Kelima perusahaan itu siap mencatatkan sahamnya pada semester II tahun ini. Rinciannya adalah PT Grand Kartech, PT Sido Muncul, PT Arita Prima, PT Siloam International Hospitals dan juga PT Kota Delta Mas.

Menurut Hoesen, upaya BEI dalam meningkatkan jumlah perusahaan nasional untuk IPO adalah dengan cara menggandeng asosiasi perusahaan guna menyosialisasikan investasi di pasar modal. Diantaranya adalah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan juga Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×