kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BEI masih suspensi perdagangan 10 saham


Senin, 20 Februari 2017 / 07:23 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menghentikan sementara atawa suspensi perdagangan 10 emiten. Kesepuluh emiten ini belum membayar biaya pencatatan tahunan alias annual fee.

Mereka adalah PT Bara Jaya International Tbk (ATPK), PT Majapahit Ini Corpora Tbk (AKSI), PT Inovisi Infracom Tbk (INVS), PT Permata Prima Sakti Tbk (TKGA), dan PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI). Lalu, PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB), PT Grahamas Citrawisata Tbk (GMCW), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO), PT Siwani Makmur Tbk (SIMA), serta PT Yulie Sekurindo Tbk (YULE).

"Bursa memutuskan untuk memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai untuk delapan perusahaan tercatat, juga menghentikan sementara perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai untuk tiga perusahaan tercatat," ungkap direksi bursa dalam keterbukaan di BEI, Kamis (16/2) pekan lalu.

BEI baru menghentikan perdagangan saham TMPI, YULE, dan PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA), Kamis lalu. Sedangkan saham-saham lainnya memang masih dalam kondisi suspensi. ZBRA kemudian membayar biaya pencatatan dan saham ini mulai diperdagangkan lagi pada Jumat (17/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×