kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.406.000   2.000   0,14%
  • USD/IDR 16.220
  • IDX 7.263   -50,47   -0,69%
  • KOMPAS100 1.136   -9,92   -0,87%
  • LQ45 917   -6,25   -0,68%
  • ISSI 218   -1,15   -0,53%
  • IDX30 457   -4,04   -0,88%
  • IDXHIDIV20 549   -4,90   -0,89%
  • IDX80 128   -0,90   -0,70%
  • IDXV30 129   -0,84   -0,64%
  • IDXQ30 154   -1,56   -1,00%

BEI: IHSG terkoreksi, ada rebalancing asing


Selasa, 08 Mei 2018 / 15:28 WIB
BEI: IHSG terkoreksi, ada rebalancing asing
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menyentuh kisaran 5.700 pada perdagangan Selasa (8/5). Indeks tepatnya sudah turun di level 5.784,39 pada pukul 14.24 WIB.

Indeks mengalami tekanan jual yang cukup besar pada hari ini. Tercatat sejak awal tahun hingga saat ini, nilai penjualan bersih alias net sell asing sudah mencapai Rp 36,44 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat menyatakan, pelemahan indeks ada kaitannya dengan pelemahan nilai tukar rupiah. Depresiasi rupiah memberikan sinyal kepada investor untuk memperhitungkan kembali investasi.

“Memang ada pemodal asing yang melakukan rebalancing, karena mereka mengukur risiko faktor currency,” kata Samsul di BEI, Jakarta, Selasa (8/5).

Meski ada penyesuaian, Samsul masih yakin bahwa kinerja emiten di pasar modal masih cukup baik. Hal itu terefleksi dari adanya pertumbuhan performa kuartal I-2018. Hanya saja, selain karena faktor nilai tukar, sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan China turut memberikan pengaruh. “Ini berpengaruh, tapi sifatnya hanya isu bagi investor,” imbuhnya.

Samsul berharap adanya stabilitas nilai tukar rupiah dan kebijakan pemerintah untuk menjaga nilai tukar, sehingga tidak ada lagi fluktuasi terlalu tajam, yang mengkhawatirkan bagi investor. “Bukan hanya investor asing, namun juga lokal,” tuturnya.

Samsul juga berharap pelemahan yang terjadi pada bursa belakangan ini justru bisa menjadi kesempatan bagi pelaku pasar untuk mulai masuk. Pasalnya, saat ini banyak harga saham yang sudah murah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[ntensive Boothcamp] Business Intelligent with Ms Excel Pre-IPO : Explained

[X]
×