kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

BEI bidik pemodal wanita


Senin, 22 April 2013 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Logo Toshiba terlihat di kawasan industri di Kawasaki, Jepang, 16 Januari 2017.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kini, jamannya emasipasi wanita. Artinya, kaum wanita bukan sekadar mengerjakan pekerjaan dapur di rumah, tapi juga berhak untuk mendapatkan kesetaraan derajat, tak terkecuali di bidang pasar modal.

Mungkin, banyak yang tidak sadar jika sebenarnya wanita merupakan pengelola keuangan yang handal. Lihat saja, di masyarakat kita ada kebiasaan jika gaji sang suami diberikan kepada istri untuk diatur pengeluarannya. Lalu, banyak ibu rumah tangga yang berbisnis rumahan demi menambah uang tambahan di rumah. Tak sedikit juga dari mereka yang bisa meraih sukses dari bisnis rumahan tersebut.

Nah, potensi inilah yang coba ditangkap oleh manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI, bersama anggota self regulatory organization (SRO), menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) untuk mengadakan program edukasi pasar modal khusus untuk kaum wanita.

"Momentumnya juga pas bertepatan dengan peringatan Hari Kartini," ujar Friderica Widya Sari,  Direktur Pengembangan BEI dalam keterangan resminya, di Jakarta, Senin (22/4). Menurutnya, dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan penandatanganan nota kesapakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan KPPA.

Adapun ringkasan isi MoU tersebut adalah, kerjasama dan kemitraan terkait peningkatan pengetahuan pasar modal sebagai alat investasi, sehingga mempu mendorong peran wanita khususnya dalam hal ekonomi. Dengan begitu diharapkan, kualitas hidup, produktivitas dan kemandirian ekonomi kaum wanita bisa terus meningkat.

"Kami berharap para wanita semakin maju dalam pengelolaan keuangan dan investasi, dan menjadi investor di negerinya sendiri," pungkas Friderica.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×