kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BEI akan evaluasi aturan UMA dan suspensi


Jumat, 24 Agustus 2018 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Pasar Modal


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan secara signifikan saham-saham yang baru saja mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebabkan beberapa saham yang baru saja mencatatkan diri tersebut terkena unusual market activity (UMA) ataupun suspensi.

Sebut saja saham-saham seperti PT Andira Agro Tbk (ANDI) yang baru saja berada dalam rada UMA oleh BEI dan juga saham PT MD Pictures Tbk (FILM) yang baru saja disuspensi oleh bursa bahkan sudah disuspensi hingga dua kali usai pencatatan perdananya pada tanggal 7 Agustus yang lalu.

Inarno Djajadi, Direktur Utama BEI mengatakan bahwa BEI juga akan mengevaluasi terhadap kebijakan bursa saat ini seperti UMA dan juga suspensi, apakah kebijakan tersebut masih bisa diandalkan ataupun harus ada aturan baru.

"Itu sudah dalam pengamatan kami, sudah dalam penglihatan kami juga jujur saja kami melihat ini tidak terlalu baik kalau misalnya satu atau dua yang kapitalisasinya kecil bisa melonjak signifikan," kata Inarno, Jumat (24/8).

Namun demikian, secara detail, Inarno belum mau memberikan seperti apa detail rencana yang akan dilakukan oleh BEI terkait dengan lonjakan saham beberapa emiten yang baru saja mencatatkan diri tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×