kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Begini Proyeksi Pergerakan Rupiah untuk Hari Ini (21/9)


Kamis, 21 September 2023 / 08:41 WIB
Begini Proyeksi Pergerakan Rupiah untuk Hari Ini (21/9)
ILUSTRASI. Proyeksi pergerakan rupiah untuk hari ini 21/9)


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini (21/9).

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, keputusan The Fed dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang diumumkan malam ini akan menjadi sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah.

Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Namun dengan harga energi yang kembali naik dan data ekonomi yang cenderung menunjukkan perekonomian yang tangguh, Ketua Fed Jerome Powell kemungkinan akan tetap membuka opsi kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun.

Sementara itu, Bank of England akan melakukan pertemuan pada hari Kamis (21/9) dan diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga, mengingat inflasi masih jauh di atas target jangka menengah sebesar 2%.

Baca Juga: Loyo, Rupiah Spot Ditutup Melemah ke Rp 15.382 Per Dolar AS Pada Hari Ini (20/9)

"Namun, dengan melemahnya perekonomian Inggris, hal ini bisa menjadi yang terakhir dalam siklus pengetatan saat ini," ucap Ibrahim, Rabu (20/9).

Tak jauh berbeda, Analis Mata Uang dan Komoditas Lukman Leong mengatakan, pergerakan rupiah pada hari ini (21/9) akan sangat tergantung pada hasil FOMC yang dirilis tadi malam.

"Pernyataan ketua The Fed yamg diperkirakan akan memberikan pernyataan hawkish seputar inflasi akan menjadi perhatian utama," kata Lukman.

Dari domestik, investor mengantisipasi Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pada 20-21 September 2023. BI diperkirakan akan menahan suku bunga dan perlu dicermati pernyataan gubernur BI seputar stabilitas nilai tukar.

Lukman memperkirakan, upiah akan dibuka mendatar dengan kecenderungan melemah terbatas pada hari ini (21/9) dalam kisaran Rp 15.350-Rp 15.450 per dolar AS. Sementara Ibrahim memprediksi, mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.360- Rp 15.430 per dolar AS.

Baca Juga: Terus Melemah, Rupiah Jisdor Ditutup di Level Rp 15.396 Per Dolar AS Pada Rabu (20/9)

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah tipis 0,01% ke level Rp 15.382 per dolar AS pada Rabu (20/9). Menurut kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI, nilai tukar rupiah berada di angka Rp 15.396, melemah dari Rp 15.381 pada hari perdagangan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×