kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.792   97,05   1,70%
  • KOMPAS100 753   17,38   2,36%
  • LQ45 571   13,81   2,48%
  • ISSI 200   1,97   0,99%
  • IDX30 323   7,68   2,43%
  • IDXHIDIV20 397   8,26   2,12%
  • IDX80 85   1,98   2,38%
  • IDXV30 108   1,58   1,49%
  • IDXQ30 104   2,04   2,00%

Beban usaha naik, laba Fast Food tergerus 22,09%


Selasa, 31 Juli 2012 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Proyek pembangunan properti. Warta Kota/Alex Suban


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) membukukan penurunan kinerja di sepanjang semester pertama 2012. Hal itu terlihat dari penurunan laba usaha perseroan periode berjalan yang turun 22,09% menjadi Rp 77,855 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, emiten berkode saham FAST ini berhasil memperoleh laba sebesar Rp 99,935 miliar.

Padahal, di sisi lain, terjadi peningkatan pendapatan sebesar 12,26% menjadi Rp 1,656 triliun dari sebelumnya Rp 1,475 triliun pada tahun lalu.

Jika dilihat, penurunan laba terjadi seiring melonjaknya beban pokok penjualan perseroan dari sebelumnya Rp 601,301 miliar menjadi Rp 687,097 miliar. Selain itu, total beban penjualan dan distribusi juga naik menjadi Rp 739,244 miliar dari sebelumnya Rp 642,737 miliar. Demikian pula hanya dengan beban umum dan administasi yang naik menjadi Rp 156,662 miliar dari sebelumnya Rp 127.542 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×