kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bangun hotel baru, Metropolitan Land (MTLA) gelontorkan investasi Rp 110 miliar


Rabu, 11 September 2019 / 22:11 WIB
Bangun hotel baru, Metropolitan Land (MTLA) gelontorkan investasi Rp 110 miliar
Groundbreaking Hotel Horison Ultima Kertajati


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - MAJALENGKA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) gelontorkan investasi Rp 110 miliar guna bangun hotel baru. Targetnya, hotel tersebut selesai April tahun depan.

Anhar Sudrajat, Wakil Direktur Utama Metropolitan Land menyebutkan pembangunan hotel merupakan bentuk komitmen dalam pengembangan kawasan Majalengka. "Waktu itu syaratnya bangun hotel," ujarnya usai peletakan batu pertama di Majalengka, Rabu (11/9).

Ia memaparkan hotelnya akan dibangun dalam dua tahap. Untuk tahap pertama, nilai investasinya sebesar Rp 100 miliar hingga Rp 110 miliar. Dari sana, akan dibangun 110 unit kamar, ball room, dan loby.

Sedangkan untuk tahap kedua dilakukan dalam 4 bulan-6 bulan untuk melengkapi jumlah kamar mencapai 200 unit. Asal tahu, hotel tersebut merupakan hotel bintang 4.

Anhar menyebutkan pihaknya optimistis dengan kesempatan bisnis di kawasan tersebut. Alasannya, perkembangan infrastruktur yang pesat dan hasil riset bahwa daerah dengan keberadaan bandara selalu tumbuh ekonominya.

Baca Juga: Hotel milik anak usaha Metropolitan Land (MTLA) ini bidik market kru maskapai

Nantinya, pengelolaan hotel tersebut akan diberikan pada PT Metropolitan Global Management (MGM) dengan brand Horison Ultima.

Basari Bachri, Direktur MGM menambahkan, hotel yang dibuka bintang 4 lantaran yang paling memungkinkan diserap pasar, khususnya yang dekat bandara. Hal tersebut lantaran pasarnya sudah diseleksi, yakni masyarakat yang menggunakan pesawat cenderung memilih penginapan bintang 3 sampai bintang 5.

"Selain itu, untuk kru maskapai pilih yang terbaik. Makanya kami pilih yang tengah (bintang 4)," tambahnya.

Sekadar informasi, Basar bilang untuk hotel bintang 4 yang dikelolanya room rate yang ditawarkan mulai Rp 600.000-Rp 800.000.

Asal tahu saja, dengan penambahan hotel baru ini, perusahaan telah memiliki enam jaringan hotel. Perinciannya, sebanyak empat hotel beroperasi dan dua dalam tahap konstruksi.

Untuk hotel yang beroperasi berada di Bekasi, Seminyak, Cirebon, Tambun. Sedangkan dalam tahap konstruksi berada di Ubud dan Majalengka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×