kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bakal punya aset Rp 4,7 triliun, begini persiapan Wijaya Karya Realty untuk IPO


Rabu, 14 April 2021 / 17:42 WIB
ILUSTRASI. PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty) berencana akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal 2023.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yaitu PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty) berencana akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal 2023. 

Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito menjelaskan untuk mempersiapkan initial public offering (IPO) dua tahun mendatang tersebut, Wika Realty akan menyelesaikan proses pembentukan holding hotel BUMN terlebih dahulu. 

Baca Juga: Strategi WIjaya Karya (WIKA), mulai dari holding hotel hingga penerbitan obligasi

Adapun saat ini proses pembentukan holding sampai pada tahap pembentukan SPV dan diharapkan dapat launching di Mei 2021. "Dengan kondisi di 2021 di mana pariwisata masih belum baik, maka di 2021 dan 2022 kita akan lakukan renovasi beberapa hotel dan upgrade dari bintang 3 ke 4 ataupun  5," kata Agung kepada Kontan.co.id, Rabu (14/4). 

Harapannya, lanjut Agung, setelah proses renovasi hotel sudah selesai maka pembentukan holding tersebut dapat memberikan sumbangsih pendapatan yang baik bagi Wika Realty. Adapun nilai aset yang bakal dimiliki Wika Realty setelah pembentukan holding yaitu sebesar Rp 4,7 triliun. 

Baca Juga: Masih ada holding BUMN yang belum optimal, ini saran pengamat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×